Pembangunan Tugu Raja Sitanggang dan Kegiatan Punguan di Berbagai Wilayah

Medan, 24 Agustus 2024 - Punguan Raja Sitanggang terus menunjukkan solidaritas dan kebersamaannya dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan. Salah satu agenda utama yang sedang berjalan adalah pembangunan Rumah Parsantian Sadarion serta tugu Raja Sitanggang yang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hingga saat ini, donasi dan sumbangan spontanitas terus berdatangan dari anggota punguan di berbagai daerah.

Ketua Punguan Raja Sitanggang, Ir. Jonni Sitanggang, melaporkan bahwa progres pembangunan Rumah Parsantian Sadarion berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari anggota punguan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi baik dalam bentuk materi maupun tenaga.

Di sisi lain, acara adat pernikahan antara boru Sitanggang dan marga Sembiring di Jakarta Barat pada 24 Agustus 2024 berlangsung dengan sukses. Acara ini menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antara dua keluarga besar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Dalam kesempatan lain, anggota punguan juga aktif dalam kegiatan rohani. Pdt. Timbul Sitanggang mengingatkan pentingnya ketangguhan iman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia mengutip Efesus 6:10-20, yang mengajak jemaat untuk mengenakan perlengkapan iman guna menghadapi berbagai ujian hidup dengan keadilan, kerendahan hati, dan kasih yang tulus.

Ucapan selamat hari Minggu juga datang dari berbagai anggota punguan, termasuk dari Frans Konel Sitanggang di Pontianak, Parhobas Raja Sitempang, dan Ir. Buchtiar Sitanggang. Mereka berharap agar seluruh anggota punguan tetap dalam keadaan sehat dan diberkati dalam setiap aktivitasnya.

Selain itu, upaya penggalangan dana untuk pembangunan Tugu Raja Sitanggang masih terus berlanjut. Beberapa anggota punguan dari berbagai daerah, termasuk Bandung, Surabaya, Lampung, dan Yogyakarta, telah memberikan donasi untuk mendukung pembangunan ini. Donasi yang masuk berasal dari individu maupun kelompok, seperti Punguan Raja Sitanggang Cirebon dan Purasitabor dari berbagai sektor.

Salah satu donasi terbesar berasal dari Punguan Raja Sitanggang Cirebon yang memberikan Rp5.000.000, diikuti oleh Punguan Raja Sitanggang Tulang Bawang, Lampung sebesar Rp3.000.000. Kontribusi lain juga datang dari berbagai individu, termasuk Pastor Nelson Sitanggang, St. Mangasi Sitanggang SE, dan Jesaya Sitanggang dari Kalimantan Timur.

Beberapa anggota punguan juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kontribusi karena adanya kendala kesehatan maupun penjadwalan ulang acara partangiangan. Namun, mereka tetap berkomitmen untuk berkontribusi di waktu mendatang.

Di samping itu, dalam forum diskusi, berbagai anggota punguan turut menyampaikan doa dan harapan agar pembangunan tugu berjalan lancar. Doa serta dukungan moral terus mengalir, menunjukkan kekompakan dan kepedulian yang tinggi dalam komunitas.

Pada 26 Agustus 2024, donasi tambahan kembali masuk dari Op Yosafat Sitanggang senilai Rp150.000. Sumbangan ini menambah jumlah total dana yang telah terkumpul untuk pembangunan tugu yang menjadi simbol kebersamaan dan kebanggaan keluarga besar Sitanggang.

Di tengah berbagai kegiatan sosial dan penggalangan dana, anggota punguan juga tetap aktif dalam kehidupan sehari-hari dengan semangat kebersamaan. Pesan-pesan penyemangat, doa, dan harapan baik terus mengalir di grup WhatsApp punguan, mencerminkan solidaritas yang kuat di antara para anggotanya.

Kegiatan penggalangan dana ini masih terus berlanjut, dan panitia pembangunan mengajak seluruh anggota punguan yang belum berkontribusi untuk turut serta dalam mendukung proyek ini. Setiap bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi kelangsungan pembangunan Tugu Raja Sitanggang sebagai simbol warisan budaya dan persatuan keluarga besar.

Ke depan, Punguan Raja Sitanggang berencana untuk terus mengadakan kegiatan sosial dan keagamaan guna mempererat hubungan antaranggota. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, pembangunan ini diharapkan dapat selesai sesuai target dan menjadi kebanggaan bagi seluruh keturunan Raja Sitanggang di Indonesia maupun luar negeri.

Horas!

Post a Comment

0 Comments