Solidaritas Pomparan Raja Sitanggang Kembali Kumpulkan Dana untuk Pembangunan Tugu

Yogyakarta, 2 Agustus 2024 - Dukungan dan semangat gotong royong terus mengalir dari pomparan Raja Sitanggang dalam pembangunan Tugu Raja Sitanggang dan Jabu Parsattian. Melalui grup WhatsApp Punguan Raja Sitanggang, dana spontanitas yang terkumpul pada bulan Juli 2024 mencapai Rp 32.590.000,-. Jumlah ini menunjukkan kesatuan hati dan kepedulian seluruh anggota untuk mewujudkan proyek bersejarah tersebut.

Ucapan syukur dan apresiasi disampaikan oleh Parhobas Raja Sitempang 36, Yully Tony Sitanggang, SE, MM, yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pomparan yang telah berpartisipasi. Beliau juga mendoakan agar Tuhan memberkati setiap donatur dan memperlancar pembangunan tugu yang direncanakan selesai tepat waktu.

Memasuki bulan Agustus 2024, semangat kebersamaan ini terus dipupuk dengan kembali dibukanya penggalangan dana. Beberapa anggota keluarga telah mulai memberikan donasi mereka untuk memastikan kelangsungan pembangunan. Beberapa nama yang sudah tercatat memberikan kontribusi antara lain Yully Tony Sitanggang dari Yogyakarta, Op Jose Sitanggang dari Pematangsiantar, dan Punguan Partangiangan Sitanggang Silo Medan.

Selain itu, anggota lainnya juga terus menyalurkan bantuan secara bertahap. Berdasarkan laporan yang diterima dari Ir. Jonni Sitanggang di Medan, dana yang masuk ke rekening panitia terus bertambah, mencerminkan antusiasme dan kepedulian seluruh anggota terhadap pembangunan tugu ini.

Dalam pesan yang disampaikan melalui grup, panitia berharap agar seluruh pomparan Raja Sitanggang tetap bersatu dan saling mendukung. Solidaritas yang terjalin diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan tugu, sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan simbol persatuan bagi generasi mendatang.

Keberhasilan penggalangan dana ini tidak lepas dari peran aktif para anggota yang senantiasa mengingatkan dan mengajak sesama untuk berpartisipasi. Dalam berbagai kesempatan, doa-doa juga terus dipanjatkan agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Para anggota yang telah berdonasi pun menerima ucapan terima kasih dari panitia serta doa agar mereka dan keluarga selalu diberkati. Setiap kontribusi, baik besar maupun kecil, sangat berarti dalam memastikan keberlanjutan proyek ini hingga selesai.

Selain melalui donasi spontan, berbagai cara juga dilakukan untuk mengumpulkan dana tambahan, seperti penjualan kaos khusus pembangunan tugu. Pada pertengahan Juli lalu, hasil dari penjualan kaos ini menyumbang tambahan dana sebesar Rp 1.550.000,-.

Momentum kebersamaan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai gotong royong masih kuat dalam komunitas pomparan Raja Sitanggang. Tidak hanya dari dalam negeri, beberapa donasi juga datang dari keluarga yang berada di luar kota dan luar pulau.

Dengan jumlah anggota grup WhatsApp yang mencapai hampir 500 orang, panitia optimis bahwa target dana yang diperlukan dapat terpenuhi tepat waktu. Mereka mengajak seluruh anggota untuk terus mendukung, baik melalui sumbangan dana maupun doa.

Di sisi lain, panitia juga mengingatkan agar setiap anggota memastikan data donasi mereka telah tercatat dengan benar. Hal ini penting untuk memastikan transparansi serta memudahkan laporan keuangan panitia.

Proses pembangunan tugu ini menjadi proyek bersama yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antar pomparan. Dengan adanya tugu ini, diharapkan generasi mendatang dapat lebih mengenal sejarah dan warisan leluhur mereka.

Menyongsong bulan Agustus, panitia mengajak semua pihak untuk tetap bersemangat dan menjaga semangat kebersamaan ini. Dengan bersatu, setiap tantangan pasti bisa dilalui bersama.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai donasi dan progres pembangunan, panitia akan terus memberikan pembaruan melalui grup WhatsApp serta saluran komunikasi lainnya. Semoga Tuhan memberkati kita semua dalam usaha mulia ini. Horas!

Post a Comment

0 Comments