Pesta peresmian Punguan Raja Sitanggang Nasional berlangsung dengan meriah, dihadiri oleh ribuan warga dari berbagai daerah. Acara yang telah lama dinantikan ini menjadi momen penting dalam mempererat tali persaudaraan antar sesama anggota marga Sitanggang.
Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, tercatat bahwa perwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia turut hadir dalam peresmian tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme dan komitmen yang tinggi dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya Batak.
Salah satu perwakilan dari Medan, Ir. Jonni Sitanggang, turut mengabadikan momen penting ini dengan foto yang menunjukkan lokasi acara, yang sebelumnya sempat berada di area pagar namun kini telah berpindah ke flyover Pelabuhan Tigaras.
Dalam acara tersebut, berbagai kegiatan adat dan budaya turut diselenggarakan, termasuk pemberian stola sebanyak lima buah senilai Rp450.000 yang diberikan oleh Ompu Yosafat Mardongan Sitanggang/Bor. Lumbantobing dari Siborongborong.
Selain itu, daftar kehadiran yang telah dirangkum menunjukkan jumlah peserta dari setiap daerah. Beberapa daerah yang memiliki jumlah peserta terbanyak di antaranya adalah:
- DPD Samosir/Bonapasogit Sekitarnya: 1.000 orang
- Purasitabor Dairi: 150 orang
- DPC Pematangsiantar: 155 orang
- DPC Tj Sari: 75 orang
- DPC Purasitabor Taput: 50 orang
Tidak hanya dari wilayah Sumatera, beberapa daerah lain seperti Jawa, Kalimantan, Bali, hingga Papua juga turut berpartisipasi dalam acara ini. Perwakilan dari DPW SEJABODETABEK, DPW Kepri, DPW Sumut, dan DPW Riau juga tercatat dalam daftar kehadiran.
Dalam sambutannya, panitia mengapresiasi semangat dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta. Mereka berharap bahwa organisasi ini akan terus berkembang dan semakin memperkuat hubungan kekeluargaan di antara anggota marga Sitanggang di seluruh Indonesia.
Selain kegiatan adat, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar Sitanggang yang tersebar di berbagai daerah. Banyak di antara peserta yang baru pertama kali bertemu setelah bertahun-tahun, sehingga acara ini menjadi ajang reuni yang sangat berkesan.
Tidak hanya orang dewasa, kaum muda dari marga Sitanggang juga turut serta dalam acara ini. Mereka diharapkan dapat meneruskan tradisi dan menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh leluhur mereka.
Panitia juga mengundang para tokoh adat dan pemuka agama untuk memberikan doa dan restu dalam acara peresmian ini. Doa bersama dipanjatkan agar organisasi ini dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi seluruh anggotanya.
Dalam rangka meningkatkan solidaritas antar anggota, acara ini juga diisi dengan berbagai hiburan budaya, termasuk pertunjukan musik tradisional Batak, tortor, serta penyampaian pesan-pesan moral yang mengingatkan akan pentingnya menjaga persatuan.
Para peserta yang hadir juga mengungkapkan rasa bangga mereka terhadap penyelenggaraan acara ini. Mereka berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun guna mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga eksistensi budaya Batak di tengah perkembangan zaman.
Punguan Raja Sitanggang Nasional sendiri merupakan organisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan dan mempererat hubungan antara anggota marga Sitanggang di seluruh Indonesia. Melalui organisasi ini, diharapkan dapat terjalin komunikasi yang lebih erat serta kerja sama yang lebih baik antaranggota.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama sebagai kenang-kenangan. Panitia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga komunikasi dan keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan mendatang yang akan diselenggarakan oleh Punguan Raja Sitanggang Nasional.

0 Comments
Terimakasih