Perjuangan Panitia dalam Mewujudkan Pembangunan Tugu Raja Sitanggang Berjalan Lancar


Pembangunan Tugu Raja Sitanggang terus menunjukkan perkembangan yang positif. Dukungan dari berbagai pihak, baik secara moral maupun finansial, semakin mengalir untuk menyelesaikan proyek bersejarah ini. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari berbagai komunikasi internal komunitas, panitia pembangunan terus bekerja keras untuk mewujudkan impian ini demi menghormati leluhur dan memperkuat persatuan antar keturunan Raja Sitanggang.

Dalam percakapan yang berlangsung di grup komunitas, Ir. Jonni Sitanggang dari Medan menegaskan bahwa seluruh dana yang dikumpulkan telah disalurkan ke rekening panitia pembangunan tugu. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dalam pengelolaan keuangan serta mempercepat proses pembangunan yang sedang berlangsung.

Sementara itu, St. Drs. Saut Sitanggang juga turut memberikan perhatian terhadap verifikasi dana yang masuk. Ia meminta agar setiap transaksi diperiksa dengan cermat melalui bukti transfer, guna menghindari kesalahan pencatatan. Kejelasan ini penting agar seluruh dana yang terkumpul benar-benar digunakan sesuai dengan kebutuhan pembangunan tugu.

Dukungan moril pun datang dari berbagai pihak, termasuk dari Pdt. Timbul Sitanggang, yang dalam pesannya mengajak semua anggota komunitas untuk tetap dalam semangat kebersamaan dan kesetiaan kepada Tuhan dalam setiap langkah pembangunan tugu. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan bekerja dalam kebersamaan demi keberhasilan proyek ini.

Dalam perkembangan lainnya, Ir. Buchtiar Sitanggang menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Antusiasme dan dedikasi yang ditunjukkan oleh panitia pembangunan dan komunitas Sitanggang secara luas menunjukkan bahwa proyek ini bukan hanya sekadar mendirikan monumen, tetapi juga membangun warisan budaya dan kebersamaan.

Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan, Ir. Jonni Sitanggang, juga menyampaikan bahwa selama dua hari dalam setiap bulannya, ia bersama beberapa anggota panitia rutin mengunjungi lokasi pembangunan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua tahapan berjalan sesuai dengan rencana. Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh tim tetap dalam kondisi sehat dan bersemangat.

Parhobas Raja Sitempang, Pst. Nelson Sitanggang, turut menyampaikan apresiasi dan doa agar semua pihak yang terlibat dalam pembangunan tugu ini senantiasa diberkati dan dilindungi oleh Tuhan. Harapan besar pun disampaikan agar proyek ini dapat selesai sesuai target dan bisa segera diresmikan.

Di sisi lain, komunitas Raja Sitempang juga terus menunjukkan partisipasi aktifnya dalam proyek ini. Banyak anggota yang memberikan donasi secara spontanitas untuk mendukung pendanaan pembangunan tugu. Laporan dana masuk yang dipublikasikan menunjukkan transparansi dalam pengelolaan anggaran, di mana setiap keluarga yang berkontribusi dicatat dengan jelas.

Tumpal Sitanggang, salah satu anggota komunitas, menyampaikan saran terkait parkir di sekitar lokasi tugu. Ia mengusulkan agar area parkir diperluas di sisi kiri tugu untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung yang akan menghadiri acara peresmian nantinya. Usulan ini mendapat tanggapan positif dari panitia.

Sementara itu, Parhobas Raja Sitempang 72 Antusias Sitanggang turut memberikan dukungan dengan harapan agar proses finishing pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Doa dan harapan pun terus mengalir agar proyek ini bisa membawa manfaat bagi seluruh keturunan Raja Sitanggang.

Di antara diskusi mengenai pembangunan, komunitas juga menyempatkan diri untuk menyambut perayaan Natal. Dalam suasana kebersamaan, mereka saling bertukar doa dan harapan untuk tahun yang akan datang. Pdt. Timbul Sitanggang mengajak seluruh anggota komunitas untuk merayakan Natal dengan penuh sukacita dan menjadikan momen ini sebagai pengingat akan kasih Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.

Terkait dengan status lahan tempat didirikannya tugu, beberapa anggota komunitas menyarankan agar panitia mengajukan permohonan pinjam pakai secara administratif. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada kendala hukum yang dapat menghambat keberlangsungan pembangunan dan penggunaan tugu di masa mendatang.

Panitia pun telah mempertimbangkan berbagai opsi dalam memanfaatkan lahan sekitar tugu. Dalam diskusi internal, salah satu alternatif yang diajukan adalah memanfaatkan lahan yang saat ini masih digunakan untuk pertanian jagung. Menurut laporan, lahan tersebut akan siap digunakan setelah masa panen yang diperkirakan selesai pada akhir Februari 2025.

Sebagai penutup, seluruh anggota komunitas yang tergabung dalam Punguan Raja Sitanggang Nasional menyampaikan harapan besar agar pembangunan tugu ini berjalan sukses. Dalam pesan penutupnya, Ir. Jonni Sitanggang mengucapkan Selamat Natal kepada seluruh keturunan Raja Sitanggang dan mendoakan agar damai sejahtera selalu menyertai keluarga besar ini.

Dengan semangat gotong royong yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, proyek pembangunan Tugu Raja Sitanggang terus mendekati tahap penyelesaian. Semoga segala upaya dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh panitia dan komunitas membawa hasil yang maksimal serta menjadi kebanggaan bagi seluruh keturunan Raja Sitanggang.

Post a Comment

0 Comments