Kebersamaan Parna Batam dalam Bantuan Kesehatan

Komunitas Parna Batam tengah menggelar sebuah aksi solidaritas yang mengharukan, setelah mendapatkan kabar mengenai seorang anggota keluarga mereka yang sedang menghadapi masalah kesehatan. Pada 11 Desember 2024, Pardomuan Sitanggang selaku pengurus menyampaikan informasi kepada seluruh anggota keluarga Parna yang berada di Kota Batam mengenai permintaan bantuan dana untuk biaya pengobatan anak dari keluarga J. Pasaribu/Br Tumanggor, yang tergabung dalam Sektor Parna Pancur Laguna di wilayah Sei Beduk.

Penyakit yang dialami oleh anak tersebut telah berlangsung cukup lama, dan untuk membantu meringankan beban keluarga, pengurus BPH Punguan Parna Batam memutuskan untuk menggalang dana melalui sumbangan sukarela. Sebagai tindak lanjut dari surat yang diterima, pengurus meminta seluruh anggota keluarga untuk berpartisipasi dalam pengumpulan dana yang akan dilaksanakan dalam jangka waktu dua minggu mulai dari tanggal surat disampaikan.

Dana yang terkumpul akan diserahkan pada tanggal 22 Desember 2024 kepada keluarga yang membutuhkan. Jika ada tambahan bantuan di kemudian hari, hal tersebut akan diserahkan pada tahap berikutnya, sesuai dengan kebutuhan yang ada. Dalam surat tersebut, pengurus juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik berupa doa maupun dana, sebagai bentuk solidaritas terhadap anggota keluarga yang sedang diuji.



Bantuan tersebut dapat disalurkan melalui rekening yang telah disediakan, dan diharapkan seluruh anggota Parna di Batam dapat menanggapi permohonan ini dengan baik. Tidak hanya itu, dalam surat tersebut juga disertakan dokumen terkait yang memuat rincian permohonan bantuan dan proposal yang dapat dijadikan panduan bagi para dermawan untuk memberikan dukungan.

Dalam suasana kebersamaan ini, para anggota keluarga juga diingatkan untuk menjaga semangat persaudaraan. Setiap kontribusi, sekecil apapun, diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi keluarga yang membutuhkan. Ini juga menjadi momen yang menunjukkan betapa eratnya tali persaudaraan yang terjalin di antara anggota keluarga besar Parna Batam.

Di sisi lain, persiapan untuk acara Natal Parna yang akan dilaksanakan juga turut menjadi perhatian dalam percakapan grup. Beberapa anggota keluarga mengingatkan tentang persiapan acara yang akan digelar, termasuk latihan untuk anak-anak yang akan tampil dalam prosesi Natal. Para orangtua diminta untuk memastikan anak-anak mereka siap tampil dengan latihan tambahan di rumah.

Latihan untuk anak-anak yang akan menari dalam prosesi juga disampaikan oleh Yanti Saragih, yang memberikan instruksi kepada beberapa nama, seperti Ruth Simangunsong, Cheryl Siallagan, dan Gracella Munthe, agar latihan mereka lebih diperhatikan agar penampilan besok dapat berjalan dengan lancar dan lebih baik.

Tidak hanya di area acara Natal, namun ada juga koordinasi terkait kehadiran beberapa anggota yang harus menggantikan orang lain yang tidak bisa hadir karena alasan kesehatan. Hal ini menunjukkan adanya rasa saling pengertian dan dukungan dalam setiap acara yang diadakan oleh keluarga besar Parna.

Pada percakapan lainnya, anggota keluarga juga memastikan bahwa jika ada yang terlambat atau tidak bisa hadir karena keperluan mendesak, penggantinya sudah siap. Keputusan tersebut diambil dengan penuh tanggung jawab demi kelancaran acara dan kebersamaan yang tetap terjaga.

Secara keseluruhan, perbincangan dalam grup Parna Batam ini menggambarkan kebersamaan dan kepedulian yang tinggi di antara anggota keluarga. Baik dalam hal mendukung satu sama lain dalam kesulitan maupun dalam persiapan untuk acara besar seperti Natal, semua pihak bahu-membahu agar segalanya dapat berjalan dengan baik.

Post a Comment

0 Comments