Parapat, Sumatera Utara – Peresmian Tugu Raja Sitanggang semakin dekat, dengan agenda acara yang telah ditetapkan pada tanggal 28 Februari hingga 2 Maret 2025. Persiapan terus dilakukan oleh panitia dan mendapat dukungan penuh dari berbagai sektor Pomparan Raja Sitanggang di seluruh Indonesia. Antusiasme yang tinggi terlihat dari berbagai diskusi dan laporan donasi yang terus masuk ke rekening panitia.
Dalam grup komunikasi resmi Punguan Raja Sitanggang, para anggota yang telah diberi mandat sebagai Hasuhuton semakin giat menggalang dana serta menyusun rangkaian acara agar berjalan lancar. Beberapa anggota yang telah berkontribusi mencakup Andimar Sitanggang yang menyumbangkan Rp1.000.000, Hendra Sitanggang/Br. Peranging-angin Rp500.000, serta Toktok Ripe dari Sektor Menteng Denai Medan sebesar Rp3.000.000. Jumlah ini terus bertambah seiring dengan partisipasi dari anggota lain.
Selain donasi, panitia juga terus mengingatkan seluruh anggota untuk mengisi daftar kehadiran masing-masing sektor guna mempermudah pengelolaan fasilitas seperti tenda, kursi, konsumsi, serta parkiran. Sejauh ini, daftar sementara menunjukkan kehadiran dari beberapa sektor seperti Purasitabor Pd Bulan yang akan hadir dengan 50 orang, serta Purasitabor Menteng Denai dengan 52 orang peserta.
Parhobas Raja Sitempang, Pst. Nelson Sitanggang, OFMCap., menyampaikan pesan kepada seluruh keturunan Raja Sitanggang di berbagai daerah untuk tetap bersatu dan saling mendukung agar acara ini dapat berlangsung sukses. “Mari kita berikan yang terbaik untuk acara ini. Setiap kontribusi, besar atau kecil, sangat berarti bagi kita semua,” ujarnya dalam grup diskusi.
Di samping persiapan peresmian tugu, komunitas juga menerima kabar mengenai seorang anggota marga Sitanggang yang ditemukan dalam kondisi lemah di Kota Bengkulu. Orang tersebut, yang mengaku bernama Marihot Sitanggang, saat ini dirawat di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bengkulu. Pihak panitia mengimbau kepada siapa saja yang mengenali atau memiliki hubungan keluarga dengannya untuk segera menghubungi Dinas Sosial setempat.
Dukungan untuk panitia juga datang dalam bentuk doa dan motivasi dari berbagai sektor. Sejumlah pesan berisi semangat terus mengalir, seperti yang disampaikan oleh Tumpal Sitanggang, yang mengajak seluruh keluarga besar untuk tetap solid dan mendukung acara ini sepenuh hati. “Kami dukung doa dan usaha panitia, semoga semua berjalan lancar dan sukses,” tulisnya.
Panitia juga mengajak seluruh anggota untuk aktif berkontribusi dalam bentuk apapun, baik materi maupun tenaga. Dengan semangat gotong royong, mereka berharap acara peresmian Tugu Raja Sitanggang ini menjadi momen bersejarah yang akan dikenang oleh generasi mendatang.
Sejumlah gambar dokumentasi mengenai persiapan terus dibagikan dalam grup, menunjukkan progres penggalangan dana serta persiapan logistik. Setiap kontribusi yang masuk langsung dicatat dan diumumkan untuk menjaga transparansi dalam pengelolaan dana acara ini.
Peresmian Tugu Raja Sitanggang bukan hanya sekadar acara seremonial, melainkan juga simbol kebersamaan dan kebanggaan bagi keturunan Raja Sitanggang. Acara ini diharapkan menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antaranggota komunitas, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri.
Dengan tersisa kurang dari satu bulan menuju peresmian, panitia terus mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi demi kelancaran acara. Panitia juga memastikan bahwa segala kebutuhan teknis, seperti panggung, tempat duduk, dan konsumsi, telah dipersiapkan dengan matang.
Semoga acara ini berjalan lancar dan menjadi kebanggaan bagi seluruh keturunan Raja Sitanggang. “Sitanggang… Bersatu, Sitanggang… Maju, Purasitabor… Satahi Saoloan. YES… YES… YES!” menjadi slogan yang terus didengungkan dalam grup komunikasi, menggambarkan semangat persatuan yang tinggi menjelang peresmian Tugu Raja Sitanggang.

0 Comments
Terimakasih