Peresmian Tugu Raja Sitanggang di Samosir: Persiapan dan Kehadiran dari Berbagai Daerah


Samosir, 13 Februari 2025 – Persiapan untuk acara peresmian Tugu Raja Sitanggang (Raja Pangururan) di Tiga Urat, Desa Parlondut, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, semakin matang. Acara yang akan digelar pada 28 Februari hingga 2 Maret 2025 ini mendapatkan antusiasme tinggi dari berbagai daerah.

Dalam grup komunikasi WAG Punguan Raja Sitanggang Nasional, panitia mengajak setiap daerah untuk mengisi daftar kehadiran guna memastikan kelancaran acara. Beberapa daerah telah mengonfirmasi kehadiran mereka dengan jumlah peserta yang signifikan. Di antaranya, DPC Pd Bulan dengan 50 orang, DPC Menteng Denai 52 orang, DPC Martoba 40 orang, serta Purasitabor Dairi yang mengirimkan 150 orang.

Selain itu, daerah lainnya seperti DPD Medan, DPD Samosir, DPD Batam, DPD Riau, DPW Sumut, DPW SEJABODETABEK, dan DPW Kepri juga telah berpartisipasi dalam pendataan. Tidak hanya dari Sumatera, perwakilan dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua juga menunjukkan ketertarikan untuk menghadiri peresmian tugu ini.

Ketua panitia acara menegaskan bahwa kehadiran dari berbagai daerah menunjukkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam menjaga nilai budaya dan sejarah leluhur. Peresmian tugu ini menjadi momen penting bagi keturunan Raja Sitanggang untuk mempererat tali silaturahmi dan mengenang sejarah perjalanan leluhur mereka.

Di tengah persiapan ini, panitia juga mengingatkan bahwa setiap anggota yang ingin menambahkan peserta dari daerah masing-masing harus mengonfirmasi kepada admin untuk memastikan data yang terorganisir dengan baik. Hal ini dilakukan agar koordinasi acara berjalan lebih efektif.

Salah satu anggota grup menyampaikan bahwa partangiangan atau ibadah keluarga masih menjadi pertimbangan bagi beberapa daerah sebelum memastikan jumlah kehadiran mereka. Namun, panitia optimistis bahwa jumlah peserta yang hadir akan semakin bertambah seiring mendekatnya hari pelaksanaan.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, acara ini akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya, termasuk prosesi adat, doa bersama, serta ramah tamah antaranggota Punguan Raja Sitanggang. Harapannya, peresmian tugu ini menjadi simbol kebersamaan dan peninggalan berharga bagi generasi mendatang.

Dalam komunikasi grup, beberapa peserta juga mengapresiasi kerja keras panitia dalam menyusun acara ini. Kehadiran perwakilan dari berbagai wilayah mencerminkan betapa besarnya rasa memiliki dan kebanggaan terhadap warisan budaya Raja Sitanggang.

Peresmian tugu ini juga diharapkan menjadi ajang penguatan jaringan antarkeluarga Sitanggang dari berbagai daerah. Dengan berkumpulnya keturunan Raja Sitanggang di satu tempat, akan terbentuk komunikasi yang lebih erat, baik dalam aspek budaya, sosial, maupun pembangunan komunitas.

Sementara itu, panitia terus mengingatkan seluruh peserta untuk mempersiapkan perjalanan mereka dengan baik. Mengingat acara ini akan berlangsung di Samosir, peserta dari luar daerah perlu memastikan akomodasi dan transportasi agar dapat menghadiri acara tanpa kendala.

Sebagai tambahan, panitia membuka ruang bagi peserta yang ingin berkontribusi dalam acara ini, baik dalam bentuk dukungan finansial maupun tenaga. Hal ini bertujuan agar acara berjalan dengan sukses dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.

Dengan semangat kebersamaan, peresmian Tugu Raja Sitanggang diharapkan menjadi warisan budaya yang akan selalu dikenang oleh generasi mendatang. Kesuksesan acara ini tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga pada partisipasi aktif seluruh anggota Punguan Raja Sitanggang dari berbagai daerah.

Bagi yang belum mengisi daftar kehadiran, panitia masih membuka kesempatan untuk melengkapi data peserta. Hal ini guna memastikan bahwa semua yang hadir mendapatkan tempat dan dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan nyaman.

Dengan semakin dekatnya hari peresmian, semangat dan antusiasme anggota terus meningkat. Kehadiran dari berbagai daerah menjadi bukti nyata bahwa nilai kekeluargaan dan sejarah leluhur masih terjaga dengan baik di hati setiap keturunan Raja Sitanggang.

Post a Comment

0 Comments